Penarikan baterai laptop HP dan Compaq tersebut didasari atas dua laporan dari CPSC, yakni melebihi suhu panas standard (overheated) dan membuat baterai mudah pecah, hingga menyebabkan kebakaran yang membuat kerusakan property laptop, walaupun hingga saat ini dilaporkan belum ada korban.
Untuk itu, HP kemudian menginstruksikan kepada konsumen yang mungkin mengalami kerusakan baterai model laptop HP dan Compaq di atas. HP menyarankan kepada konsumen untuk segera melepas baterai notebook mereka, dan kemudian menghubungi pihak HP untuk mengetahui apa baterai mereka terkena efek ini atau tidak. HP juga menyatakan akan menyediakan baterai pengganti yang gratis (www.hp.com/support/BatteryReplacement).
Kelihatannya kasus penarikan baterai model laptop HP dan Compaq ini mengikuti langkah dari Sony, yang juga harus menarik 100,000 baterai buatannya karena beresiko menimbulkan kebakaran di tahun lalu. Sementara kini HP sudah menjual 32,000 baterai yang beresiko ini di produk laptopnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar