Situs Deathbook bisa dibilang merupakan situs wasiat secara online, di mana pengguna account Deathbook akan mengisi konten di dalamnya ketika mereka masih hidup. Pengguna juga dapat memasukkan password untuk Internet banking dan dokumen electronic lainnya, termasuk email ataupun account Facebook pengguna. Bahkan, untuk tanggal per konten dan isi konten juga bisa diatur oleh pengguna.
Kemudian, ketika pengguna sudah meninggal, maka situs tersebut akan mengolah informasi yang ada di dalamnya, menunjukkan seolah-olah pengguna yang bersangkutan masih hidup. Selain itu, teman atau keluarga pengguna yang sudah meninggal dapat mengetahui informasi kenangan atau ‘warisan’ yang ditinggalkan di situs tersebut.
Alamat situs itu di mana ya?
BalasHapuswah gue juga belum tahu broo....tar ni gue juga masih carii
BalasHapus