Sabtu, 23 Mei 2009

Robobama, Robot Animatronic Kembaran Obama

foto berita artikel

Apa jadinya jika Barack Obama jadi robot?

Barack Obama tampak sedang berdiri memberikan pidato mengenai kemerdekaan. Namun, Presiden Amerika ke-44 tersebut terbuat dari kulit silicon, dan di bagian belakang juga terdapat jaringan kabel untuk pengisi ‘urat syaraf’ Obama. Robot Obama ini merupakan reproduksi ke 21st-century, yang dibuat oleh perusahaan besar Walt Disney Company, dan dengan campur tangan langsung dari staff Gedung Putih, dan Presiden Obama sendiri.

Presiden tidak hanya menyuplai ukuran dan bentuk tubuhnya, namun juga rekaman suara dan pidato yang dibuat dari draft Disney, dengan kualitas suara yang high-definition. Sementara itu, pihak Disney tidak menyebutkan berapa biaya untuk membangun robot Obama atau “Robobama” tersebut . Menurut NYTimes.com, mereka bekerja di bawah perlindungan Secret Service Amerika, dan hanya journalist tertentu yang bsia mendekat dan mengabadikan gambar produk Disney tersebut.

Menurut Disney, Presiden Obama bukanlah presiden yang pertama yang menyumbangkan suaranya, namun Presiden George W. Bush dan Bill Clinton juga pernah melakukan hal yang sama. Robobama ini akan diluncurkan di teater Disney World, bersama dengan figure animatronic setiap presiden lainnya, di tanggal 4 Juli.

Gmail Inbox Preview, Loading Inbox Email Lebih Cepat

foto berita artikel

Gmail telah siap dengan versi Basic HTML untuk koneksi Internet yang lebih lambat. Fitur Inbox Preview tersebut kini telah hadir di blog Gmail (gmailblog.blogspot.com), yang juga ada di Gmail Labs. Setelah mengaktifkan fitur ini, pengguna Gmail akan dapat melihat statistic Inbox Preview setelah user login ke Gmail.

Peter Balsiger, software engineer Google telah memposting fitur Inbox Preview di blog Gmail. Fitur Inbox Preview ini ada di bawah tab Labs di bagian Settings. User hanya scroll ke bawah pilihan Inbox Preview, beri tanda centang dan pilih ‘Save Changes’. Sekali diaktifkan, maka user dapat melihat sebanyak 10 email terbaru di Inbox Gmail yang tampil sekaligus.

Walaupun tampaknya fitur ini berguna, namun jika tidak digunakan dengan pintar, maka justru merugikan user sendiri. Alasannya, setelah melihat statistic, user harus menunggu load Inbox Gmail, lalu user harus sign out dari Gmail. Dalam kasus ini, jendela browser akan tertutup selama loading Inbox Gmail, setelah user melihat Inbox Preview, namun user masih tetap dalam kondisi login di Gmail. Hal ini menyebabkan penyusup dapat mungkin masuk, dengan kondisi koneksi Internet yang lambat, dan jika jendela browser tertutup sebelum loading Inbox terjadi.

Gmail Inbox Preview, Loading Inbox Email Lebih Cepat

foto berita artikel

Gmail telah siap dengan versi Basic HTML untuk koneksi Internet yang lebih lambat. Fitur Inbox Preview tersebut kini telah hadir di blog Gmail (gmailblog.blogspot.com), yang juga ada di Gmail Labs. Setelah mengaktifkan fitur ini, pengguna Gmail akan dapat melihat statistic Inbox Preview setelah user login ke Gmail.

Peter Balsiger, software engineer Google telah memposting fitur Inbox Preview di blog Gmail. Fitur Inbox Preview ini ada di bawah tab Labs di bagian Settings. User hanya scroll ke bawah pilihan Inbox Preview, beri tanda centang dan pilih ‘Save Changes’. Sekali diaktifkan, maka user dapat melihat sebanyak 10 email terbaru di Inbox Gmail yang tampil sekaligus.

Walaupun tampaknya fitur ini berguna, namun jika tidak digunakan dengan pintar, maka justru merugikan user sendiri. Alasannya, setelah melihat statistic, user harus menunggu load Inbox Gmail, lalu user harus sign out dari Gmail. Dalam kasus ini, jendela browser akan tertutup selama loading Inbox Gmail, setelah user melihat Inbox Preview, namun user masih tetap dalam kondisi login di Gmail. Hal ini menyebabkan penyusup dapat mungkin masuk, dengan kondisi koneksi Internet yang lambat, dan jika jendela browser tertutup sebelum loading Inbox terjadi.

Google Chrome 2.0, Performance Lebih Cepat 20 Persen

foto berita artikel

Google Chrome 2.0 merupakan satu browser yang diklaim Google sebagai browser yang mudah digunakan dan memiliki kinerja 20 persen lebih cepat, dibandingkan dengan Chrome 1.0 menurut hasil test betanews.com. Namun, faktanya, menurut PCWorld, terdapat beberapa pengguna yang mengklaim bahwa Chrome memang simple dalam kegagalan, karena Chrome 1.0 memiliki kekurangan fitur yang mendasar untuk sebuah browser web di tahun 2009 ini, seperti form auto-fill, modus full screen, dan ekstensi. Namun, dengan adanya Chrome 2.0, setidaknya Google telah menutup sedikit gap dengan Chrome 1.0, seperti adanya modus full screen, form auto-fill, kemampuan untuk remove thumbnail dari halaman “New Tab”, dan perbaikan seluruh bug juga improvisasi performance Chrome.

Browser Chrome 2.0 ini tampak sama seperti versi sebelumnya, namun cukup mudah untuk menemukan modus full screen, dengan menekan F11 atau memilihnya langsung dari menu icon di toolbar. Namun, menjadi tampak berguna ketika menggunakan modus full screen, karena seluruh control browser hilang, tidak ada tab ataupun toolbar.

Bahkan, user tidak bisa memasukkan alamat website, mengakses bookmark, kecuali dari halaman awal Chrome. Semuanya harus dilakukan via shortcut keyboard atau menu klik kanan. Google mengungkapkan bahwa modus full screen tersebut didesain untuk melihat video dan presentasi secara full screen. Sementara form auto-fill, Chrome 2.0 ini akan menampilkan beberapa pilihan yang mungkin dipilih user. Untuk remove thumbnail, cukup klik Remove Thumbnails, klik thumbnail yang ingin dihapus, dan klik Done. Browser Chrome 2.0 ini diklaim Google sebagai browser yang cepat dan ringan, juga lebih stabil.

Flashdisk Apacer Handy Steno AH325, Kapasitas Hingga 32GB

foto berita artikel

Apacer Technology telah merilis sebuah USB flashdisk, yang diberi nama Handy Steno AH325, yang mengadopsi style perusahaan hardware Zen. USB flashdisk Handy Steno AH325 tersebut memiliki kapasitas mulai dari 2GB hingga 32GB. Untuk model flashdisk Handy Steno AH325 yang berkapasitas 4GB, dibandrol dengan harga $14, sementara untuk kapasitas 8GB seharga $23. Pertama kali melihat flashdisk Handy Steno AH325 ini tampak menarik, hasil ciptaan dari Apacer Tech Labs, walaupun didesain sangat simple namun elegan.

Desain flashdisk ini dibuat tanpa menggunakan tutup flashdisk, sehingga pengguna tidak perlu takut untuk kehilangan penutupnya.  Selain itu, desain flashdisk ini cukup ditarik di bagian samping, dan akan terbuka untuk bisa ditancapkan di PC. Dengan adanya fitur ini, body flashdisk Handy Steno AH325 ini tidak gampang kotor, yang bisa menyebabkan kerusakan di flashdisk.

Sementara Apacer Technology mengklaim bahwa flashdisk Handy Steno AH325 ini aman dipakai dan eco-friendly, tidak ada cat atau komponen tambahan di dalamnya. Untuk finishing-nya menggunakan warna hitam dengan logo Apacer di atasnya. Selain itu, flashdisk Handy Steno AH325 ini juga dilengkapi dengan tali sehingga tidak perlu khawatir jika hilang.