Kurang dari 24 jam setelah berita kematian Michael Jackson diberitakan di berbagai media massa, para pembuat spam dan malware juga mulai meluncurkan email dengan mempergunakan kata 'Michael Jackson' dalam subject-subjectnya, dengan maksud untuk mengecoh para penerima untuk mengakses email tersebut.
Salah satu serangan tersebut, terdeteksi oleh peneliti di perusahaan keamanan Websense, menampilkan link-link yang menawarkan video maupun gambar Michael Jackson. Email spam ini tentunya akan menarik sang penerima untuk mengklik link yang muncul, untuk membawa mereka menyaksikan video YouTube dari raja pop ini. Tetapi tanpa disadari, pada saat yang sama, tanpa mereka sadari mereka juga akan mendownload trojan ke komputer. File embed dalam email spam ini dinamakan Michael.Jackson.video berlokasi di sebuah website resmi yang ada di Australia. Setelah membuka file tersebut, penerima akan dibawa ke situs yang sah, namun tanpa disadari pada saat bersamaan juga malware sedang bekerja mencuri beberapa informasi penting di dalamnya.