Selasa, 11 Agustus 2009

Jangan Lewatkan Puncak Hujan Meteor Perseid

171038p

JAKARTA, KOMPAS.com — Seperti tahun-tahun sebelumnya, hujan meteor Perseid kembali terjadi pertengahan bulan Agustus ini. Pada puncaknya, Rabu (12/8) malam, kalau beruntung, Anda dapat melihat puluhan meteor setiap jamnya.

Peristiwa ini dapat diamati dengan baik Rabu besok menjelang tengah malam sampai Kamis (13/8) subuh sebelum matahari terbit. Untuk melihatnya, amati dengan seksama rasi bintang Perseus di arah Timur Laut menjelang tengah malam. Cahaya-cahaya komet akan muncul dari titik radian dekat rasi bintang tersebut. Itulah mengapa namanya Perseid karena memang diambil dari nama rasi tersebut.

"Pertunjukan langit Perseid selalu menjadi hujan meteor tahunan terbaik," kata Bill Cooke, Kepala Meteoroid Environments Office NASA di Alabama. Tidak perlu peralatan khusus untuk melihat hujan meteor tersebut. Bahkan, lebih menyenangkan mengamati dengan mata telanjang daripada menggunakan teropong karena bisa melihat munculnya meteor-meteor dari sudut langit yang lebar.

Google Kembangkan Plugin Baru di Chrome

foto berita artikel

Google telah mengembangkan plug-in O3D (Open 3D) yang terintegrasi dengan browser Chrome. Plug-in O3D (Open 3D) tersebut ditujuka untuk membuat grafis 3D di jendela browser Chrome yang diakselerasikan dengan hardware tertentu. Google berniat untuk mentransformasikan Chrome dengan membuat aplikasi yang akan memanfaatkan hardware system grafis. Selain Chrome, plug-in O3D (Open 3D) ini akan support juga untuk browser Internet Explorer, Firefox, Safari, dan kompatibel dengan 3 platform system, yakni Windows, Mac OS X dan Linux. Walaupun Google akan menggunakan Linux untuk penngembangan Chrome, namun untuk standard web-nya Google tetap menggunakan system operasi Chrome OS.

Satu Lagi Ponsel Super Kuat, Sonim XP3.20 Quest

foto berita artikel Handphone Sonim XP3.20 Quest merupakan ponsel yang terbuat dari plastic keras dan berbobot 6 oz berwarna hitam, berdimensi 4.7 x 2.2 x 1 inch (HWD), dan backlit key yang dapat ditekan walaupun menggunakan sarung tangan sekalipun. Sementara tombol samping kanan dapat digunakan untuk mengaktifkan camera 2 megapiksel dan tombol pembuka address book (di sisi kiri), juga control volume di sisi kanan. Layar ponsel Sonim XP3.20 Quest berkuran 18 inch, resolusi 176-x-220-pixel, dan layar masih dapat dilihat di bawah sinar matahari.

Untuk mendapatkan SIM card dan slot microSD card, user harus melepas dua sekrup di belakang dan memindahkan baterai 1,850-mAh. Sonim mengatakan bahwa baterai di tipe handphone Sonim XP3.20 Quest tersebut dapat bertahan talktime 18 jam di jaringan tri-band GSM 850/1,800/1,900 MHz. Selain itu, terdapat karet yang melindungi 2.5 headset jack dan miniUSB dan port sinkronisasi di bagian belakang. Ponsel Sonim XP3.20 Quest tersebut dapat bertahan ketika dijatuhkan di ketinggian 6 feet, menangani 23kg, vibrasi hingga 500 Hz, dan mampu bertahan di suhu -4 hingga 131 derajat Fahreinheit.